Bareskrim Tetapkan Kapolres Bima Kota Nonaktif sebagai Tersangka, Koper Berisi Narkoba Diamankan di Tangerang

By Admin

AKBP Didik Putra Kuncoro./ Dok. IG
nusakini.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap perkembangan kasus dugaan kepemilikan narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Zulkarnain Harahap menyampaikan, tersangka diduga menitipkan satu koper berisi narkotika kepada mantan anak buahnya, Aipda Dianita Agustina.

Keterangan itu disampaikan Zulkarnain dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Menurut dia, Dianita saat ini berdinas di Polres Tangerang Selatan dan sebelumnya pernah bertugas di bawah kepemimpinan Didik saat di Polda Metro Jaya.

“Berdasarkan penyidikan, koper tersebut diambil atas permintaan tersangka dan disimpan di rumah saksi,” kata Zulkarnain.

Penyidik kemudian mendatangi rumah Dianita di Tangerang, Banten, dan menemukan koper berwarna putih yang diduga berisi narkoba. Koper itu sebelumnya telah diamankan oleh personel Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan, kasus ini terungkap pada Rabu (11/2/2026) setelah penyidik menerima informasi dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Paminal) Mabes Polri terkait penahanan Didik.

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik memperoleh informasi mengenai keberadaan koper yang diduga berisi narkotika tersebut.

Saat ini, Aipda Dianita Agustina diperiksa sebagai saksi. Selain itu, Miranti Afriana yang merupakan istri tersangka juga dimintai keterangan.

Dalam perkara ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 16,3 gram, 49 butir ekstasi dan dua butir sisa pakai (23,5 gram), 19 butir alprazolam, dua butir happy five, serta ketamin seberat 5 gram.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena sebelumnya nama Didik turut disebut dalam penyidikan perkara lain di wilayah Nusa Tenggara Barat. Proses hukum terhadap yang bersangkutan saat ini masih berjalan. (*)